PENGERTIAN KEBENARAN, JENIS-JENIS KEBENARAN, DAN PENDEKATAN ATAU UPAYA UNTUK MEMPEROLEH KEBENARAN


Sobat setia, kali ini kita akan membahas tentang PENGERTIAN KEBENARAN, JENIS-JENIS KEBENARAN, DAN PENDEKATAN ATAU UPAYA UNTUK MEMPEROLEH KEBENARAN, dan itu semua akan kita bahas secara singkat di sini.

 PENGERTIAN KEBENARAN

Kebenaran adalah kenyataan yang benar-benar terjadi. Pernyatan ini pasti, dan tidak dapat dipungkiri lagi. Kita manusia selalu ingin tahu kebenaran, karena hanya kebenaranlah yang bisa memuaskan rasa ingin tahu kita, dengan kata lain  tujuan pengetahuan ialah mengetahui kebenaran. Tujuan ilmu juga mencapai kebenaran, dengan kata lain, dalam ilmu kita manusia  ingin memperoleh pengetahuann yang benar, karena ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis, maka pengetahuan yang diituju ilmu adalah pengetahuan ilmiah.

Kita manusia bukan hanya sekedar ingin tahu, tetapi ingin mengetahu kebenaran. Kita juga selalu ingin memiliki pengetahuan yang benar. Kebenaran ialah persesuaian antara pengetahuan dan obyeknya. Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang sesuai dengan obyeknya.

JENIS-JENIS KEBENARAN

1. kebenaran Individual


Kebenaran Individual ini merupakan kebenaran yang di ikuti manusia berdasarkan pendapat sendiri.

2. Kebenaran Objektif

Kebenaran Objektif merupakan kebenaran yang biasanya bersumber dari ajaran leluhur  yang  diwariskan secara turun temurun dan sudah mendarah daging dalam masyarakat.

3. Kebenaran Hakiki

Kebenaran yang sifatnya mutlak, pasti dan tidak akan pernah mengalami perubahan, tentunya kebenaran ini bukan dari manusia, tetapi kebanaran ini datangnya dari Sang Pencipta, sebab itu jangan sekali-kali kita meragukannya.

UPAYA MEMPEROLEH KEBENARAN


1. Pendekatan Empiris

Manusia mempunyai seperangkat indera yang berfungsi sebagai penghubung dirinya dengan dunia nyata, dengan inderanya manusia mampu mengenal berbagai hal yang ada di sekitarnya. Kenyataan seperti ini menyebabkan timbulnya anggapan bahwa kebenaran dapat diperoleh melalui penginderaan atau pengalaman.

Bagi yang mempercayai bahwa penginderaan merupakan satu-satunya cara untuk memperoleh kebenaran disebut sebagai kaum empiris. Bagi golongan ini, pengetahuan itu bukan didapatkan melalui penalaran rasional yang abstrak, namun melalui pengalaman yang konkrit.

2. Pendekatan Rasional


Cara lain untuk mendapatkan kebenaran adalah dengan mengandalkan rasio, upaya ini sering disebut sebagai pendekatan rasional. Manusia merupakan makhluk hidup yang dapat berpikir,sehingga dengan kemampuannya tersebut manusia dapat menangkap ide atau prinsip tentang sesuatu, yang pada akhirnya sampai pada kebenaran, yaitu kebenaran rasional.

3. Pendekatan Intuitif


Pendekatan ini merupakan pengetahuan yang diperoleh tanpa melalui proses penalaran tertentu. Misalkan Seseorang yang sedang menghadapi suatu masalah secara tiba-tiba menemukan jalan pemecahan dari masalah yg dihadapi.

4. Pendekatan Religius

Kita sebagai makhluk Tuhan yang diberi akal pikiran harus menyadari bahwa alam semesta beserta isinya ini diciptakan dan dikendalikan oleh kekuatan Tuhan. Upaya untuk memperoleh kebenaran dengan jalan seperti ini disebut sebagai pendekatan religious.

5. Pendekatan Otoritas

Yang dimaksud dengan pendekatan otoritas ini adalah seseorang yang memiliki kelebihan tertentu disbanding orang lain. Kelebihan-kelebihan tersebut bisa berupa kekuasaan, kemampuan intelektual, keterampilan, pengalaman, dan sebagainya. Yang memiliki kelebihan-kelebihan seperti itu disegani, ditakuti, ataupun dijadikan figur panutan. Apa yang mereka nyatakan akan diterima sebagai suatu kebenaran.


Well, itu saja yang dapat kami bagikan tentang Pengertian Kebenaran, Jenis-Jenis Kebenaran dan Upaya untuk Memperoleh Kebenaran. Thankz udah mampir di laman kami.

3 comments :

sedikit tambahan buat referensi buat agan2 semua,.. ^_^
www.penerbitindieraya.wordpress.com/2012/07/14/paradigma-kebenaran-cara-memahami-kebenaran-sesungguhnya/

Post a Comment

1. Berkomentarlah yang sopan dan seperlunya, jangan menitipkan link, karena akan kami hapus.
2. Spamming adalah cara ngeblog yang curang dan dapat merugikan, untuk itu, jangan Spamming yeah.
3. komentar yang tidak sopan dan tidak related dengan artikel akan kami hapus (dianggap Spam)
4. Tidak semua komentar dapat kami balas, mohon kesabarannya.